Menko PMK Minta Penyusunan Perpres Desain Besar Olahraga Nasional Dipercepat

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta penyusunan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dipercepat. Menurutnya, hal itu untuk mempercepat peningkatan prestasi olahraga nasional. "Saya minta segera percepat Perpres. Dari Kemenko PMK akan memberikan dukungan penuh bagaimana bisa (rancangan Perpres) segera berada di meja Bapak Presiden dan segera ditandatangani," ujar Muhadjir melalui keterangan tertulis, Sabtu (22/5/2021).

Muhadjir juga berharap di dalam Perpres itu nantinya akan mengakomodir semua hal yang berkaitan dengan kepentingan olahraga di Indonesia. “Saya mohon di dalam Perpres itu nanti ada pasal pasal yang merupakan produk turunan. Apakah itu dalam bentuk Inpres, Kepmen, atau Permen, sehingga jelas alur dari Perpres yang sebenarnya merupakan strategi induk," ucap Muhadjir. Sementara, ia juga menegaskan jangan sampai terjadi tumpang tindih peraturan. Sebagai contoh bahwa di dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 saat ini ada kerangka regulasi untuk merevisi Perpres 95/2017 tentang Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional.

Di samping itu juga DPR sedang mengajukan inisiatif perubahan UU No.3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Menurutnya, beberapa hal tersebut dinilai perlu sinkronisasi sehingga muatan yang ada di dalam revisi RUU Sistem Keolahragaan Nasional dapat berjalan harmonis dengan DBON. “Saya kira revisi UU ini juga bagus. Grand design nya (DBON) agar bisa menjadi ruh atau substansi dari UU keolahragaan nasional kita sehingga ada semacam jaminan apa yang kita lakukan ini menjadi lebih kuat karena memiliki payung hukum yang lebih tinggi yaitu UU,” tutur Muhadjir.

Seperti diketahui, pemerintah saat ini sedang menyusun DBON. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada Peringatan Hari Olahraga Nasional 9 September 2020 dan saat Sidang Kabinet Terbatas tentang DBON tanggal 15 Maret 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published.