Cek Penerima Bantuan UMKM Rp 1,2 Juta di BRI dan BNI, Akses eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id

Simak cara cek penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM Rp 1,2 juta di BRI dan BNI secara online yang bisa dilihat di artikel ini. Anda hanya perlu mengakses situs atau untuk mengecek data penerima BLT UMKM. Bila memilih login ke , cukup siapkan KTP.

Kemudian, Anda diminta memasukkan data nomor KTP dan kode verifikasinya. Diberitakan sebelumnya, pendaftaran BLT UMKM Rp 1,2 juta tahap kedua masih dibuka. Pengajuan BLT UMKM memasuki tahap kedua yang akan dibuka hingga 28 Juni 2021 mendatang.

Untuk mendaftar, Anda harus memenuhi persyaratan, seperti memiliki KTP elektronik hingga Bukan Aparatur Sipil Negara, anggota TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD. Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya, menyampaikan pihaknya masih menunggu anggaran dari Kementerian Keuangan. Sehingga, Eddy belum bisa menyebutkan kapan BLT UMKM tahap kedua bisa dicairkan.

"Berapapun yang diberikan Kementerian Keuangan, akan kita salurkan," jelas Eddy Satriya. Selanjutnya, mengenai kemungkinan apakah ada pembukaan BLT UMKM tahap ketiga, dirinya juga belum bisa memberikan informasi. "Untuk tahap yang kedua saja masih menunggu," ungkap dia.

Sebelumnya, Eddy mengatakan, penyaluran BLT UMKM direncanakan diberikan hingga dua tahap pada 2021. Login untuk cek penerima Program Banpres (Bantuan Presiden) Produktif UMKM. Masukkan nomor KTP dan kode verifikasi

Lalu, klik Proses Inquiry Apabila Anda bukan penerima BPUM, maka akan muncul keterangan sebagai berikut: “ Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM. ”

Masuk ke laman Kemudian, isi nomor KTP Pilih Cari

Maka akan muncul pemberitahuan jika Anda masuk/tidak terdaftar sebagai penerima BPUM 2021 Sebelumnya, Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya mengungkapkan, penerima BLT UMKM bisa segera mencairkan bantuan. Hal itu disampaikan dalam dialog Produktif Rabu Utama di YouTube Lawan Covid19 ID, Rabu (5/5/2021).

"Kalau sudah tercatat sebagai penerima, segera cairkan dan manfaatkan untuk kebutuhan usaha mikro," katanya. Ia menambahkan, penerima BLT UMKM tak harus menjadi nasabah BRI atau BNI. Pasalnya, selain bank yang ditunjuk, BLT UMKM juga akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

"Enggak, tidak ada. Bank yang ditunjuk adalah BRI, BNI, dan BPD." "Kemungkinan kalau di daerah terpencil akan dilanjutkan dengan PT Pos, tapi kita belum PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan PT Pos," jelasnya. Adapun cara pencairannya, ketika Anda menerima informasi melalui SMS oleh bank penyalur, penerima harus segera melakukan verifikasi ke bank penyalur yang sudah ditentukan.

Penerima juga harus membawa beberapa dokumen berikut ini: KTP Fotokopi NIB atau SKU

Kartu Keluarga (KK) Penerima mengonfirmasi dan menandatangani pertanggungjawaban mutlak sebagai bukti penerima BLT UMKM. Setelah itu, penerima harus melakukan verifikasi dokumen dan data.

Lalu, bank penyalur akan mencairkan dana sebesar Rp 1,2 juta secara langsung. Pelaku usaha mikro penerima BPUM harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: Warga Negara Indonesia (WNI)

Memiliki KTP Elektronik Memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan. Bukan Aparatur Sipil Negara, anggota TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD.

Tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR). Calon penerima BPUM diusulkan oleh dinas atau badan yang membidangi koperasi dan UMKM kabupaten/kota. Kebenaran data usulan calon penerima BPUM menjadi tanggung jawab penerima dan pengusul BPUM.

Pengusul BPUM menyampaikan usulan calon penerima BPUM kepada dinas atau badan yang membidangi koperasi dan UMKM provinsi. Usulan calon penerima diteruskan kepada Kementerian Koperasi dan UKM. Usulan calon penerima memuat data sebagai berikut:

1. NIK sesuai KTP Elektronik 2. Nomor Kartu Keluarga (KK) 3. Nama lengkap

4. Alamat 5. Bidang Usaha 6. Nomor Telepon

Leave a Reply

Your email address will not be published.